Kenali Sinusitis sebelum terlambat
Bisa jadi semua orang pernah mengalami flu. Namun kita harus curiga kalau flu nggak kunjung mereda hingga berminggu-minggu atau baru sembuh sebentar tahu-tahu sudah sakit lagi. Flu seperti ini salah satu gejala sinusitis!!
Rongga Sinus
Sinus adalah rongga kosong dalam tulang tengkorak kepala. Karena berisi udara, keberadaan sinus membuat kepala terasa lebih ringan. Bayangkan kalau tengkorak kita terdiri atas tulang padat semua, pasti berat banget.
Ada beberapa sinus yang terdapat dalam tengkorak kepala :
- sinus frontalis (di daerah dahi, dekat alis mata)
- sinus maksilaris (di daerah tulang pipi)
- sinus etmoidalis (di daerah antara dua mata) dan
- sinus sfenoidalis (di bawah otak)
Sinus ini memproduksi cairan yang melembapkan lapisan tipis pada hidung dan tenggorokan. Setiap rongga kosong memiliki salurah ke hidung yang memungkinkan terjadinya pertukaran lendir dengan udara. Sama seperti bagian tubuh lain, didaerah sinus pun bisa terjadi peradangan. Peradangan ini disebut sinusitis.
Penyebab utama : infeksi
Kebanyakan sinusitis terjadi akibat adanya infeksi, baik infeksi virus maupun bakteri. Sinusitis juga dapat di akibatkan alergi pada hidung misalnya karena debu, udara dingin, serbuk sari bunga atau aroma tertentu. Bila hidung berhadapan dengan allergen (zat asing yang dapat menimbulkan alergi), maka akan muncul gejala bersin-bersin dan lendir yang membuat hidung tersumbat. Pada saluran rongga sinus yang tersumbat, cairan nggak bisa mengalir lancar sehingga akan membentuk lingkungan yang mendukung pertumbuhan virus dan bakteri. Akibatnya mudah terjadi infeksi yag memicu sinusitis.
Begitu juga dengan kelainan anatomi sekat hidung. Bila terjadi kelainan pada sekat yang membagi antara bagian kanan dan kiri hidung, hidung akan mudah tersumbat dan terserang sinusitis.
Cermati gejalanya
Gejala sinusitis bermacam-macam, mulai yang ringan hingga berat. Biasanya penderita sinus merasakan nyeri di bagian sinusitis menyerang. Jika yang terkena sinus maksimalaris, pipi akan terasa nyeri dan tampak kemerahan. Lain lagi bila yang terkena sinus frontalis, maka nyeri biasanya dirasakan di dahi. Rasa nyeri akan terasa di daerah tempat sinus berada. Beberapa gejala ini juga harus kita waspadai, di antaranya : sakit kepala atau pusing, terutama saat bangun tidur, demam dan panas tinggi, flu dan batuk yang nggak kunjung sembuh, hidung terasa penuh dan berat, keluar cairan kental berwarna kuning dan kehijauan dari hidung, serta nafas berbau nggak sedap.
Kalau kita mengalami hal ini, jangan ragu-ragu memeriksakan diri ke dokter THT. Jika ternyata benar terkena sinusitis, diagnosis dini tentu akan sangat berguna karena pengobatan dapat segera di lakukan sehingga sinusitis lebih cepat diobati sebelum makin parah. Tapi hati-hati juga salah diagnosis. Soalnya gejala sinusitis mirip gejala infeksi saluran pernafasan atau (ISPA) apalagi sinusitis sering diawali dengan ISPA.
Awas komplikasi
Berdasarkan tingkat keparahannya sinusitis dibagi tiga tahap
- tahap sinusitis akut, yaitu bila sinusitis berlangsung beberapa hari hingga 2 minggu.
- Sinusitis sub akut yaitu bila sinusitis berlangsung antara dua minggu hingga 2 bulan
- Sinusitis kronis yaitu berlangsung lebih dari 2 bulan.
Jika nggak segera ditangani, sinusitis yang tadinya baru di tahap akut bisa semakin parah dan masuk ketahap sub akut dan kronis. Sinusitis juga bisa menjalar keseluruh sinus (pansinusitis) bahkan ada kemungkinan terjadi komplikasi juga, seperti kelainan pada mata atau kelainan tulang di sekitar sinus. Bila kuman bersarang di daerah terifeksi ‘melancong’ ke rongga otak, nggak tertutup kemungkinan penderita sinusitis bisa terkena meningitis alias radang selaput otak. Lain lagi bila yang jadi tujuan si kuman paru-paru, bisa terkena bronchitis.
Cegah Yuuuuuk…
Untuk mencegah sinusitis, jangan lupa lakukan hal-hal ini deh…
- Rajin cuci tangan
Tindakan sederhana ini terbukti efektif untuk mencegah tertularnya kita dari ISPA yang kerap berujung pada sinusitis. Hindari juga melakukan kontak dengan orang lain yang batuk maupun flu.
- Enyahkan debu
Debu merupakan salah satu pencetus alergi yang juga bisa menyebabkan sinusitis. Jangan lupa bersihkan penyaring AC dan karpet juga.
- Hirup Udara pagi
Apalagi di tempat rindang, karena udaranya lebih bersih dan bebas polusi. Hirup udara dengan perlahan, sehingga rongga sinus terisi oksigen. Selain baik untuk paru-paru, tindakan ini membuat sinus lebih kebal terhadap serangan virus dan bakteri.
- Banyak minum air putih
Mengkonsumsi air putih sebanyak minimal delapan gelas per hari akan membuat sinus senantiasa berada dalam kondisi bersih.
- Konsumsi antioksidan
Antioksidan banyak terdapat di sayur dan buah-buahan, dengan mengkonsumsi makanan yang kaya zat ini, system kekebalan tubuh menguat sehingga melindungi kita dari serangan virus ISPA yang bisa menjalar jadi sinusitis.
- Gunakan Tisu bersih
Saat pilek, jangan memaksa lender keluat dengan cepat dan banyak dari hidung. Setelah lender keluar, bersihkan hidung menggunakan kain atau tisu bersih yang telah dibasahi air hangat.
Sumber : Citacinta Magazine No.12/VIII









sumber sinus dari google knol:
http://knol.google.com/k/ralph-metson/sinus-infections-sinusitis/pi3gI5WQ/Jy8bHA#
Comment by Fahmi Rizwansyah — September 8, 2008 @ 7:17 pm