” yellow flag at the end of the year 2008″
Innailahi wa innailahi rojiun…………….
Berita yang ku terima jam 3 pagi tadi membuatku langsung lemas dan tak bisa berkata apa-apa. Sang Neneks mami (Istri dari kakaknya neneksKu) telah berpulang kepada Nya di hari terakhir ditahun 2008 ini. Neneks mami mengalami pendarahan pada otak, yang telah di rawat selama beberapa hari di ruang ICU RSPAD Gatot Subroto. Awalnya mengalami pinsan di palembang, di operasi karena ada luka di otak, dan diputuskan di bawa ke jakarta. Kebetulan 3 orang dari anaknya yang juga dokter, ("Cidang" Dirut salah satu RS di plaju palembang, "Om Ben" Dokter Ortopedi salah satu RS di Batam dan "Tok" Dokter RSPAD) ikut mengontrol kesehatan neneks mami dari dekat, secara mereka ngerti abiiiis tentang dunia kedokteran, jadi klo kita pada nanyain keadaannya neneks mami langsung di translate ke bahasa padang deh.
Jam setengah 7 pagi, memi dan keluarga sudah meluncur ke rumah duka, yang terletak di kemang pratama bekasi. Buat ketemu neneks dan mencium pipinya untuk terakhir kalinya. Awalnya memi gak nangiiiis, tapi saat ngeliat mata Tok yg bengkak, jadi pengen nangis tapi di tahaaan. Memi gak tega ngeliat mata tok bengkak gitu. Sumpah Tok benar-benar sabaaar abiiis, tiap malam nungguin neneks di ruang ICU, ngontrol alat-alatnya, gak pernah tiduuuur…memi kaguuuuum…Tok Tanteku sekaligus dokter yang hebaaaaaat…..
Saat neneks mulai di kafanin kita sekeluarga bikin lingkaran dan menutupi neneks pake selembar kain panjang. Saat itu memi mulai gak tahan ngeluariin air mata. Maaf ya neks…memi cuma kebayang senyum neneks aja saat itu.
Setelah di solatkan di mesjid baitur rahman kemang pratama, akhirnya menuju rumah terakhir neneks di pondok kelapa. Saat dimasukkan ke liang lahat oleh om ben, om Gogo dan si adek, memi bener-bener cuma bisa diaaaaam….memperhatikan mereka sekaligus berdoa supaya rumahnya neneks di perlapang dan di mewahin oleh Allah swt. Sehingga neneks merasa nyaman di dalamnya.
Jaga neneks mami ya Allah amiiiiin….
Selamat Jalan neneks…








