"Pas makan siang tadi entah kenapa teman-teman membicarakan tentang ikan bilih yang sedang di bawa (bekal) oleh seorang teman ku. Berhubung suka bangeet jadi aku sengaja nyari artikel-artikel tentang ikan bilih dan ku rangkum kesini."
Bilih (Mystacoleuseus Padangensis) adalah nama ikan yang hidup di danau Singkarak (Sumatera Barat), ukurannya sedikit lebih besar dari ikan teri hanya saja memiliki bentuk badan yang pipih dan lonjong. Sebenarnya masih ada dua spesies bilih yang lain, yakni yang berada di daerah Danau Maninjau (Sumatera Barat) dan sekitar Sungai Amazon (Brazil). Tidak begitu jelas mengapa dinamakan bilih, karena menurut bahasa Minangkabau sendiri bilih sendiri berarti iblis atau setan. Ikan bilih ini tidak dapat hidup selain di danau Singkarak yang merupakan habitatnya, kalaupun keberadaannya ditemukan di sungai-sungai kecil sekitarnya itu merupakan terusan dari danau. Bahkan pernah suatu kali ilmuwan Amerika berkunjung dan membawa bibit bilih ini ke negaranya untuk dikembangkan, namun hasilnya nihil, meski menggunakan teknologi dan peralatan canggih jenis apapun ikan bilih tetap tak bisa hidup. Hal ini dikarenakan oleh adaptasi ikan yang luar biasa terhadap susunan kimia air Danau Singkarak yang unik.
Sepintas, fisik ikan bilih mirip dengan ikan teri ukuran sedang. Ikan bilih memang sejenis ikan teri. Namun berbeda dengan ikan teri dari Medan misalnya, ikan bilih memiliki tekstur dan ukuran tubuh yang lebih besar dan renyah.
Ikan ini memiliki daging lebih banyak dibandingkan ikan teri biasa, juga tidak asin. Dagingnya yang cukup tebal itu sangat lezat. Panjang ikan bilih sebetulnya bisa mencapai jari tangan orang dewasa, tapi akibat penangkapan yang semakin meningkat saat ini ikan bilih yang dijual lebih banyak berukuran kecil.
Di daerah asalnya, tepian danau Singkarak, banyak kedai (warung, Red.) yang menjual ikan bilih ini untuk dimakan atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Umumnya ikan-ikan itu segera dimasak setelah ditangkap. Jika Anda berwisata ke Danau Singkarak maka Anda dapat menikmati pemandangan danau yang indah disertai suguhan nasi berlauk ikan bilih.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_bilih
http://go-ranahminang.blogspot.com/2007/01/ikan-bilih_116905191194505955.html
Ternyata ikan bilih memeng mirip ya ma ikan teri yg ukuran sedang.
Comment by bunda azka — February 3, 2009 @ 5:50 pm
Ternyata ikan bilih memeng mirip ya ma ikan teri yg ukuran sedang.
Comment by bunda azka — February 3, 2009 @ 5:52 pm
Ternyata ikan bilih memeng mirip ya ma ikan teri yg ukuran sedang.
Comment by bunda azka — February 3, 2009 @ 5:55 pm
Favoritku juga mbak, lamak bana
Comment by Nietha — February 4, 2009 @ 2:31 pm
Wah sayang yaw..
Berarti di Jawa ga ada ya Mbak…
Mmm…Mau donk jika dikirim ke Jawa he he he…
Salam Mbak…
Comment by bocahbancar — February 5, 2009 @ 2:02 am
Wah sayang yaw..
Berarti di Jawa ga ada ya Mbak…
Mmm…Mau donk jika dikirim ke Jawa he he he…
Salam Mbak…
Comment by bocahbancar — February 5, 2009 @ 2:03 am
rasanya miripkah sama teri?
Comment by mocca_chi manis — February 5, 2009 @ 7:57 am
wah, syangna gambarna kecil… hehe
Comment by bocah gatel — February 7, 2009 @ 6:46 am
mirip ikan gabus gak?
btw, aku pindah alamat nih. yg di add link yg baru aja ya. tks.
Comment by fanny — February 7, 2009 @ 9:00 pm
lho komentku gak munculkok?
Comment by fanny — February 7, 2009 @ 9:01 pm
ebaaaaaaaaaaddd……..!!!
ternyata si kk lebih taw y tentang ikan bilih dari pada aq yang putra danau singkarak sendiri…!!
tq kk atas infonya boleh dund mampir ke blog aq ntar tappi jgn skarang ya… biss blom kelar…!!
masi blajar…!!
Comment by febriantuncrus — April 17, 2009 @ 1:04 am
waaaa kk ebaaadd…!! aq aja yang putra danau singkarak ga taw banyak tentang ikan bilih…!!!
salut to kk…!! ntar de bwat yang pengen gambar besar di postingin de di blog aq..!
jgn lupa mampir ke singkarak di the tour the singkarak…
Comment by febriantuncrus — April 17, 2009 @ 1:08 am